5 Cara Mencegah Kehamilan Yang Paling Simple

Pernikahan adalah momen dimana seseorang yang telah matang untuk membangun rumah tangga dan menjadi suatu kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap manusia. Para pengantin baru pastinya akan merasa senang sebab bisa hidup bersama dengan orang yang dicintainya. Bagi sebagian pengantin baru pasti ada yang berkeinginan untuk menunda kehamilan untuk sementara waktu karena alasan tertentu, misalnya ingin lebih lama menikmati waktu mereka berdua saja sebagai sepasang suami dan istri.

Menunda kehamilan dini memang tidak ada salahnya bagi suami istri yang tidak ingin kehadiran bayi yang terlalu cepat. Mungkin bagi sebagian pasangan beralasan mereka belum matang secara mental dan financial untuk mempunyai momongan. Nah yang jadi pertanyaan bagi kebanyakan pengantin baru ketika ingin menunda kehamilan adalah apakah boleh menunda kehamilan setelah menikah? Dan gimana hukum menunda kehamilan?

Sesungguhnya kehamilan adalah kepercayaan dari Tuhan yang diberikan kepada mereka dan seharusnya disyukuri. Maka dari itu tidak ada satupun manusia yang bisa mengatur jadwal kehamilan. Meskipun anda telah mengaturnya untuk tidak mengandung lebih cepat, kalaupun Tuhan berkehendak tidak maka itu artinya kamu sekarang juga dipercaya untuk menjadi orang tua. Namun tidak ada salahnnya anda mencoba beberapa tips cara menunda kehamilan bagi pengantin baru.

Cara menunda kehamilan untuk pengantin baru



cara menunda kehamilan

Kebanyakan orang akan menyarankan untuk mengikuti program KB yaitu suntik KB selama 1-3 bulan. Memang dengan mengikuti program KB bisa menunda kehamilan untuk beberapa waktu hanya saja pasti ada efek sampingnya bagi pengguna pil KB ataupun suntik KB. Untuk itu anda bisa mencoba cara menunda kehamilan yang sudah dicoba dan terbukti ampuh berdasarkan pengalaman menunda kehamilan oleh beberapa pasangan lainnya.

1. Bercinta bukan saat masa subur


Jika kalian benar-benar ingin menunda kehamilan maka cobalah untuk memperhitungan dengan baik dan benar perihal masa-masa subur dari sang istri. Pada umumnya pasangan suami istri yang sedang menjalankan program kehamilan akan mempelajarinya. Maka dari itu cobalah untuk menghitung tanggal masa subur sang istri dengan maksud menghindari bercinta di saat masa subur.

2. Ejakulasi di luar


Terjadinya kehamilan karena adanya proses sel telur wanita yang dibuahi oleh pria. Untuk menunda kehamilan lebih cepat alangkah lebih baiknya suami tidak mengeluarkan sperma di dalam rahim, tujuannya yaitu agar tidak terjadi proses pembuahan sel telur di dalam rahim wanita.

3. Gunakan alat kontrasepsi


Bagi sebagian pasangan suami istri menggunakan alat kontrasepsi di rasa mengurangi kenikmatan berhubungan suami istri. Tapi memakai alat kontrasepsi merupakan hal yang paling simple dan efektif agar sang istri tidak hamil setelah berhubungan. Untuk alat kontrasepsi sendiri ada banyak jenis mulai dari pil KB, kondom, IUD, implan, spiral dan lain sebagainya. Pastikan anda memilih alat kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan beserta memperhatikan kenyamanan anda dan pasangan.

4. Beraktivitas dan berolahraga setiap hari


Dengan melakukan olahraga seusai berhubungan dapat menjadi salah satu alternatif untuk menunda khamilan selain menggunakan pil atau suntik KB. Anda bisa melakukan lari kecil di pagi hari, bersepeda, berenang dan olahraga lainnya yang anda sukai, hal ini di nilai dapat meminimalisir terjadinya proses kehamilan dalam rahim.

5. Mengkonsumsi buah penghambat kehamilan


Selain buah penambah darah untuk ibu hamil, ternyata di kalangan masyarakat terdapat kepercayaan bahwa buah-buahan tertentu bisa juga menghambat proses kehamilan untuk sementara waktu karena kandungan dan sifatnya yang panas. Buah penunda kehamilan diantaranya yaitu buah nanas, kelengkeng, pepaya muda dan buah lainnya yang bisa membuat perut terasa panas setelah memakannya. Buah-buahan tersebut anda bisa mengolahnnya menjadi rujak atau manisan agar lebih enak untuk dimakan.

Penutup


Penjelasan diatas merupakan cara alami untuk mencegah proses kehamilan bagi pengantin baru yang belum ingin hadirnya sang buah hati yang terlalu cepat. Tidak ada alasan apapun bagi pasangan yang tidak ingin memiliki anak setelah menikah, maka dari itu perhatikan juga usia dan lakukan perencanaan yang matang agar hasilnnya sesuai yang diharapkan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel