Skip to main content

Apa itu yang dimaksud dengan Bounce Rate pada Google Analytics

pengertian bounce rate

Apa itu yang di maksud dengan Bounce rate?. Nah pada postingan kali ini saya akan membahas lebih dalam lagi tentang pengertian bounce rate. Karena, sungguh sudah tidak asing lagi seorang blogger pasti akan mencari tahu apa itu Bounce rate ketika dia menemukan suatu data Bounce rate yang memperlihatkan nilai persentase di Google analytics.

Dalam dunia blogger anda harus paham betul apa itu yang dimaksud dengan Bounce rate pada Google analytics, karena suatu blog atau website dapat di katakan sukses jika sudah memiliki nilai persentase Bounce rate yang ideal. Maka dari itu untuk mendapatkan nilai Bounce rate yang bagus, anda harus terlebih dahulu tahu apa itu yang di maksud dengan Bounce rate?. Dengan begitu Anda bisa memperbaiki hal yang menyebabkan nilai bounce rate tinggi.

Apa itu Bounce rate?


Seperti yang sudah di bahas di pusat bantuan Google analytics nomor 1009409 tentang pengertian Bounce rate atau Rasio pantulan. Bounce rate (Rasio pantulan) Adalah nilai persentase dari pembagian banyaknya pengunjung blog anda yang hanya membuka satu halaman dibandingkan dengan pengunjung yang lebih dari satu membuka halaman blog anda yang lainnya (jump page).


Untuk lebih jelasnya saya berikan contoh pengertian bounce rate. Jika ada pengunjung yang membuka halaman utama web/blog atau halaman tertentu pada blog anda, tapi pengunjung tersebut tidak melompat ke halaman blog anda lainnya. Itulah cara Bounce rate menganalisa persentase nilai bounce rate yang akan di berikan pada blog anda. Nah begitulah pengertian singkat tentang bounce rate.

Bagaimana rumus nilai persentase bounce rate ini di hitung?


Rumus Bounce Rate adalah (Jumlah pengunjung yang hanya membuka satu halaman : jumlaah total kunjungan halaman X 100%.
Contoh : Jika blog anda di kunjungi sebanyak 500 ribu pengunjung (pageview) perbulan dan pengunjung yang hanya membuka satu halaman berjumlah 150 ribu.
Maka rumus Bounce ratenya adalah (150.000 : 500.000) X 100 = 30%. Begitulah cara menghitung nilai Bounce rate, tapi anda tidak perlu repot menghitung sendiri nilai bounce rate blog anda karena pada laporan Google analytics sudah ada data yang menunjukan persentase Bounce rate.


Baca juga : Cara menonaktifkan back button pada blog untuk menurunkan nilai bounce rate

Penyebab nilai Bounce rate tinggi


Bounce rate pada google analytics akan memberikan nilai persentase yang tinggi jika suatu pengunjung hanya membuka satu halaman saja dan tidak melompat ke halaman yang lain. Jika terjadi seperti ini itu artinya nilai bounce rate anda tinggi dan hal ini sedikit mempengaruhi kualitas blog Anda.

Ada beberapa kasus yang dapat menyebabkan pengunjung tidak melompat ke halaman lain sehingga dapat menyumbangkan nilai Bounce rate menjadi tinggi, Seperti pengunjung yang tidak menemukan apa yang sedang dicarinya, atau bisa juga loading blog anda terasa lambat sehingga pengunjung langsung ingin segera mengclose halaman tersebut. 

Dan ada juga beberapa analisa yang menyebabkan pengunjung langsung meninggalkan halaman blog anda sehingga membuat nilai bounce menjadi tinggi, seperti pengunjung yang tertarik mengklik iklan yang berada di dalam halaman blog atau mengklik backlink yang mengarah ke halaman blog orang lain. Nah dengan hal yang seperti ini secara tidak langsung pengunjung akan meninggalkan halaman blog anda tanpa membuka halaman lainnya.

Cara mengatasi dan menurunkan nilai Bounce rate yang tinggi


Sebetulnya nilai persentase bounce rate pada google analytics yang tinggi tidak menentukan keberhasilan suatu blog/website. Pasalnya ada juga blog atau website yang memang dirancang untuk gateway ke blog/situs yang lain sehingga tidak ada rasio pantulan dari pengunjung, Seperti blog berita, halaman produk, atau halaman proses pembayaran dan pengisian data.

Namun berbeda jika blog yang anda buat seperti blog masigun ini. Nilai bounce rate yang rendah akan menandakan keberhasilan suatu blog/web, maka dari itu anda perlu menurunkan niai bounce rate yang tinggi pada google analytics yaitu dengan membuat artikel terkait di tengah postingan, kurangi iklan adsense yang berlebihan dan berikan navigasi yang jelas dan menarik. Dengan begitu pengunjung akan lebih berkesempatan untuk melompat ke halaman lain sehingga nilai bounce rate anda ideal.

Penutup : 


Itulah penjelasan mengenai apa itu yang dimaksud Bounce rate, penyebab nilai Bounce rate tinggi serta memberikan cara menurunkan nilai Bounce rate.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui. Jika postingan ini bermanfaat silahkan bagikan postingan ini ke teman kamu atau dengan mengklik tombol bagikan di atas. Berkomentar di blog ini gratis..!!!
Buka Komentar
Tutup Komentar